“Assalamualaykum Mba Indah apa kabar? Mba besok Minggu ada acara ga? Temenin aku ya kalo longgar. Aku dapat undangan dari Pak Widiatmoko ultah Nordik Temanggung.” Begitulah isi chat Mbak Titik Rahmawati (Irotizen Surabaya) yang dikirim pada tanggal 13 Mei 2025 pukul 10.03 wib, disusul dengan mengirim surat undangan berupa PDF. Saya membaca lokasi kegiatan yang berada di SMPN 2 Temanggung, tidak jauh dari rumah saya dan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 18 Mei 2025. Saya pun (insyaAllah) menyanggupi, kemudian kami intens berkomunikasi hingga hari H.
Bu Titik adalah salah satu Irotizen baru, namun namanya harum karena beliau sangat rajin mengikuti kegiatan grup Iro (grup yang dibentuk oleh Prof Imam Robandi). Beliau juga senang bersilaturahmi, sehingga tidak heran jika mengenal banyak kawan. Sudah banyak kota yang disinggahi, sehingga wawasan beliau sangat luas. Beliau mudah akrab dan sangat baik. Kami pernah bertemu setahun yang lalu, dalam acara launching Nordic Temanggung dan kini beliau diundang lagi untuk mengikuti peringatan HUT ke-1 Nordic Temanggung.
Beliau berangkat dari Solo, karena sudah pindah dari Surabaya dua bulan lalu. Bu Titik tidak langsung ke Temanggung, namun ke Jogja dulu untuk mengikuti acara, lalu ke tempat kakak sepupu di Magelang, kemudian menginap di rumah saya. Malam itu kami ke rumah ketua Nordic Temanggung, Bapak Widiatmoko yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumah saya. Setelah hampir 2 jam kami mengobrol, akhirnya kami pun berpamitan. Tak terasa perut ini bersuara, kami pun berhenti di Soto Jakarta di pinggir jalan. Suasana yang dingin, menambah nikmat rasa masakan yang kami santap.
Pagi pun tiba, saya memakai kaos Nordic Temanggung yang berwarna putih biru cerah, dan Bu Titik memutuskan untuk memakai kaos mapara biru donker, kaos kenangan saat ramadan tahun 2025, sebelum berangkat, tidak lupa kami mengabadikan momen pertemuan ini. Kami bergegas menuju SMP Negeri 2 Temanggung dan memasuki lapangan tempat kegiatan. Kami bertemu Ibu Nunik, Nordikers dari Jakarta, wajah bahagia dan senang terpancar dari para anggota Nordikers yang hampir 90% adalah para pensiunan. Tampak di wajah mereka adalah orang-orang yang penuh semangat dan bahagia.
Acara dihadiri oleh Nordikers dari Semarang, Klaten, Magelang, dan Kota Magelang. Dalam sambutan Ketua KJNI Temanggung, Widiyatmoko, mengucapkan terima kasih kepada semua hadirin yang telah meluangkan waktu dalam acara HUT yang ke-1, semoga dengan hadirnya KJNI, mampu memberikan semangat untuk terus berolahraga dan menjadi sehat. Selain itu, Ibu Nunik, perwakilan dari Nordikers Jakarta, mengucapkan selamat dan sukses, semoga KJNI Temanggung bertambah dan bertumbuh terus anggotanya. Sambutan Ibu Nadia Muna, yang hadir bersama suami, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua anggota, semoga memberikan motivasi kepada yang lain, untuk berolahraga menggunakan tongkat Nordic, atau dikenal sebagai trekking poles, digunakan untuk kegiatan jalan kaki Nordik (Nordic walking) dan kegiatan outdoor lainnya seperti hiking dan trekking. Tongkat ini membantu meningkatkan stabilitas, keseimbangan, dan juga melibatkan lebih banyak otot tubuh saat berjalan.
Dalam kesempatan itu, Ibu Nadia juga mengikuti senam one way ticket bersama para nordikers di lapangan, yang dipimpin oleh instruktur, dilanjutkan menerbangkan balon dan melepaskan burung merpati ke udara. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan jalan nordic dari SMP Negeri 2 Temanggung menuju Jembatan Gantung Klepu. Sepanjang jalan disuguhi pemandangan sawah menghijau yang memanjakan mata dan udara sejuk yang menyegarkan. Kami kembali ke SMPN 2 dengan menggunakan mobil odong-odong yang biasa digunakan untuk anak-anak TK, ada juga mobil PMI dan mobil Satpol PP yang membantu dalam perjalanan. Ketika tiba di lokasi, telah disiapkan makan siang dengan menu khas Temanggung yaitu empis-empis, tempe gembus, tahu bacem buntil dan lainnya.
Acara Nordic telah selesai, saya pun menghubungi Ibu Eni, salah satu Irotizen Temanggung yang akan kami kunjungi, rumah beliau tidak jauh dari tempat acara, hanya sekitar 5 menit. Kami pun bertemu Ibu Eni, dan memperkenalkan dengan Mbak Titik, sesama murid Prof Imam. Akhirnya kami pun berbincang bincang di tengah derasnya hujan yang terus mengguyur di luar rumah. Kami merasa sangat bahagia dapat bertemu dan “tukar kawruh” sesama murid Prof Imam. Setelah hampir 2 jam, kami pun berpamitan lalu menuju warung jadoel, salah satu warung legendaris yang ada di kota Temanggung, kemudian kami ke alun-alun Temanggung.
Ketika Mbak Titik akan pulang menuju Solo, tetiba dering telepon berbunyi, terlihat ada nama dokter Sarjana di layar HP. Beliau menanyakan posisi kami, saat kegiatan padat beliau sudah selesai, kami memutuskan untuk bertemu di dekat alun-alun, namanya MECAFE. Tidak lama kami pun berjumpa dengan dokter Sarjana, kami bertiga langsung mengabadikan momen yang langka, dapat berjumpa dengan Irotizen dari daerah lain. Saat kami memperlihatkan foto dengan ketua KJNI, Bapak Widiatmoko, ternyata dokter Sarjana pun sangat mengenal beliau, dan akhirnya berkenan gabung dengan kami. Sungguh skenario Allah yang sangat sempurna, seandainya tadi kami tidak ke Warung Jadoel dan ke alun-alun, kami tidak akan berjumpa dengan dokter Sarjana. Meskipun Mbak Titik baru berjumpa pertama kali secara nyata, namun serasa telah mengenal lama dengan dokter Sarjana, karena ketika kegiatan zoom Nordic, beliau menjadi moderatornya. Akhirnya kami pun larut dalam perbincangan berempat. Terima kasih Prof Imam yang telah menyatukan kami dalam persaudaraan yang sangat indah, dimana pun Irotizen berada, kami mempunyai saudara yang siap menemui. Nordikers dan Irotizen, bertemu dalam satu rasa di kota tembakau nan sejuk. Selamat berjumpa kembali Mbak Titik, momen indah tak terlupakan..

Wow Alhamdulillaah… terimakasih Mba Indah sudah bersedia menemani saya dan bahkan menampung saya bermalam. Karena tidak berani di hotel sendiri. Semoga panjang umur, ada waktu, sehat dan rizqi untuk kita dapat berjumpa kembali.
Salam kangen untuk Si Cantik Ara. Putri tunggal Mba Indah yang cantik, sholeha dan cerdas.
Terimakasih Prof Imam menyatukan kami dalam IRo Society.
Terima kasih kembali mbak Titik, semoga kita dapat jumpa lagi ya… salam kangen…
IRotizen dan Nordikers terbaik
Terima kasih Pak Abunawas…
Coba kemarin ikutan, lak tambah ramai, senengnya ketemu sahabat semua
Iya Bu dokter, ketemu lagi dengan pak dokter Sarjana nggih…