Warga RT 04 RW 03 Mardisari, Kelurahan Kertosari, Temanggung, melakukan acara family gathering di sebuah tempat yang menjadi pilihan baru warga Temanggung, Rawa Gembongan, Desa Tegowanuh, Kaloran, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2024).        

Acara ini berawal dari ide ibu-ibu yang tengah beristirahat menikmati minuman dan cemilan, setelah melakukan kerja bhakti RT setiap hari Minggu di akhir bulan, karena kerja bhakti per minggu sudah dilakukan oleh setiap dawis (dasa wisma). Satu RT terdiri dari tiga dawis dengan jumlah warga adalah 41 KK.

Kapan-kapan, do mangan bareng njo, koyone kok gandem, sak RT wae, nggone ora adoh-adoh, ben ora kesel, sing penting guyub rukun (kapan-kapan kita makan bersama, yuk, sepertinya mantap, satu RT saja, tempatnya tidak jauh, agar tidak capek, yang penting berkumpul)”, tutur salah seorang ibu sambil menikmati klethikan (makanan ringan) yang disiapkan.I bu RT, Indah, dan ibu lainnya memutuskan untuk ke Rawa Gembongan karena tempatnya yang tidak terlalu jauh, cukup luas untuk bermain anak-anak, sejuk dan mempunyai pemandangan danau yang indah seperti bentuk cinta (jika dilihat dari atas menggunakan drone). Selain itu, tiket masuknya juga cukup murah, hanya Rp 3000 per orang serta membayar parkir. Anak di bawah usia 10 tahun tidak dikenakan tiket masuk. Adapun bahan makanan adalah dari hasil iuran masing-masing, ada yang memberi beras, ikan asin, telur, sayur, tempe, daun, kertas nasi, buah, dan lainnya dengan sukarela.    

Warga berangkat menggunakan satu bis kecil menuju Rawa Gembongan pada pukul 09.30 wib, namun ada juga yang menggunakan motor. Setiap warga hanya membayar Rp 10.000 untuk transportasi, bagi yang menggunakan bis, sedangkan biaya tiket sudah disubsidi dari kas RT yang dibayarkan tiap bulan. Tidak lupa kami membawa tikar untuk tempat duduk di lokasi, karena di sekeliling danau ditumbuhi rumput yang cukup luas. Hampir seluruh warga mengikuti acara tersebut, namun ada juga dari RT lain. Kami membutuhkan waktu sekitar 10 menit menuju lokasi. Selain mempunyai pemandangan indah, pengunjung juga dapat menaik perahu untuk mengelilingi danau yang disediakan oleh pengelola. Anak-anak dikenakan tarif Rp 5000 sedangkan dewasa Rp 15.000 untuk dua kali putaran. Setiap satu perahu, maksimal berjumlah 10 penumpang dan akan didampingi oleh dua orang petugas.    

“Mari kita jaga kebersamaan dan kerukunan ini, agar bahagia semuanya, rejeh rezekinya, selalu diberi kesehatan, dan tidak kekurangan. Kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan persatuan warga, dan membina hubungan yang lebih akrab satu sama lain. Saya sampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Watik, Ibu Wahyu, Ibu Dwi, Ibu Wuri, Ibu Halimah, Mas Ipras, Bapak Ibu semua, serta para remaja yang telah membuat acara ini berjalan dengan sukses”, ungkap Setyo Sumaryanto, Ketua RT, dalam sambutannya. (NLI)              

8 thoughts on “RAWA GEMBONGAN, DANAU CINTA KEBERSAMAAN   ”
  1. Sama sdengan ibu ibu di tempat saya bu Indah, kita cukup mendaki gunung yang tidak jauh , menikmati pemandangan dan makan bareng. terkadang juga ke pantai yang tidak jauh sudah. Selamat berkarya bu Indah, salam sukses

Leave a Reply to indahlink.com Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?